Departemen Seni Murni ITB
A member of the IndonesiaDLN Intitut Teknologi Ba Network

Welcome
Guest
> Login

Address: /Top / Tesis / jbptitbart-gdl-s2-2004-agusdodypu-407

Search

Indonesia English

Menu

Home
FAQ
Login
Registration
Activate Account

Contents

1 - 5 of 35 Previous pageNext page
Up Up..
Tahun 1991
Tahun 1992
Tahun 1993
Tahun 1994
Tahun 1995
Tahun 1996
Tahun 1997
Tahun 1998
Tahun 1999
Tahun 2000
Tahun 2001
Tahun 2002
Tahun 2003
Tahun 2004
Tahun 2005
Tahun 2006
Tahun 2007
Saka Pada Bangunan
Pendopo Di Jawa Dari
Keraton-vernakular .
(s2)
Pergeseran Nilai
Estetis Pada
Arsitektur Rumah
Tinggal Etnis
Tionghoa. (s2)
Peran Pencahayaan
Buatan Dalam
Pembentukan Suasana
Dan Citra Ruang
Komersial. (s2)
Kaji Banding Bahasa
Rupa Gambar Anak
Usia Pra Sekolah
(2-6 Tahun) Di Empat
Kota : Jakarta,
Bandung, Yogyakarta
Dan Surabaya. (s2)
Perkembangan Desain
Gerabah Desa Jipang
Dalam Konteks
Perubahan Sosial
Budaya
Masyarakatnya. (s2)
1 - 5 of 35 Previous pageNext page
Master Theses from JBPTITBART / 2005-12-15 11:42:45

SAKA PADA BANGUNAN PENDOPO DI JAWA DARI KERATON-VERNAKULAR

By: Agus Dody Purnomo
Desain FSRD ITB
Created: 2004-07-00 , with 1 file(s).

Keywords: Saka, pendopo
Subject: Desain
Heading: Desain Interior
Call Number: 722.4

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mengetahui lebih lanjut mengenai peran dan kedudukan saka pada bangunan pendopo di Jawa dan juga mengkaji dari aspek estetisnya yang meliputi tataletak, bahan, bentuk, dan ragam hiasnya. Dimana saka merupakan salah satu komponen penting dalam arsitektur tradisional yang mempunyai makna struktural dan makna simbolik. Secara struktural saka berfungsi sebagai penumpu atap bangunan dan secara simbolik saka sebagai personifikasi penumpu kepala manusia. Selain itu penelitian ini juga mendeskripsikan perubahan atau pergeseran nilai estetisnya.


Menurut Koentjaraningrat, wilayah Jawa dapat dibagi berdasarkan etnografis dalam beberapa sub daerah antara lain: Negarigung, Banyumas, Bagelen, Pesisir Kilen, Pesisir Wetan, Mancanegari, dan Tanah Sabrang Wetan. Daerah Yogyakarta merupakan sub daerah Negarigung, sedangkan Cirebon adalah sub daerah Pesisir Kilen. Kedua daerah tersebut secara geografis berbeda sehingga mempengaruhi karakter budayanya. Namun keduanya juga memiliki hubungan secara historis tenth hal ini akan turut berperan dal am perkembangan budaya berikutnya. Yogyakarta dan Cirebon mempunyai kesamaan dan perbedaan karakter budayanya termasuk saka pada bangunan pendoponya.

For more information, contact:

DL Name: Departemen Seni Murni ITB
PublisherID: JBPTITBART
Organization: Institut Teknologi Bandung
Contact: admin
Address: libadmin@art.itb.ac.id
City: Bandung
Region: Jawa Barat
Country: Indonesia
Phone:
Fax:
Admin Email: admin@art.itb.ac.id
CKO Email: ckolib@art.itb.ac.id

 

Comment Give Comment # (0)
Bookmark Bookmark Print Printer

Tips
Need more information? Click the Bookmark, and type your message to our officer.
Contributor
Pembimbing 1: Yuswadi
Saliya M.Arch., Ir.,Dr.


Pembimbing 2:
Widihardjo MSn., Drs.


Scanner : Noor
Pujiati

Editor: lib@art.itb.ac.id
Download

Download is allowed for members only.

View: [small] [medium] [large]


File: 2004 TS DS Purn 1.pdf (609297 bytes; )


View: [small] [medium] [large]

Copyright 2002-2003 - KMRG ITB. All rights reserved. 
This work was carried out with the aid of a grant from YLTI Indonesia and IDRC Canada.
Knowledge Officer: ckolib@art.itb.ac.id
Address: libadmin@art.itb.ac.id Bandung Indonesia
Phone: - Fax:
Execution time: 0:4
Warning: Unknown(): write failed: No space left on device (28) in Unknown on line 0

Warning: Unknown(): Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/tmp) in Unknown on line 0